Tampilkan postingan dengan label Lain-Lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain-Lain. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Maret 2012

Project Suka-Suka; Nge-Blog Rame-Rame


 Hai, hai, hai pembaca setia sayaaaaa... *tebar kecupan* :D

Jadi ceritanya minggu lalu gue diajak mba @shantyadhitya, mbakyu @rynagiggs dan @dhincit untuk tiap minggunya nge-blog dengan tema yang berbeda. Jadi, jangan kaget kalau ada tema yang unik, yang mungkin bukan 'Essy banget’ *ngeles :))

Oh iya, temen mbakyu @rynagiggs juga ikutan, mba @d46Diana. Makin rame, makin asoooyyy. Sebenernya ada satu lagi nih, akang @indraephe. Tapi sepertinya kurang pede.. *boooo... :))

Postingannya sendiri akan di-publish setiap hari Jumat. Tema minggu ini adalaaaaahh... *jengjeeennngg* : Reuni Sakit Hati. Dari judulnya, udah ngebayangin deh bakalan seperti apa postingannya, yaitu berkisah dengan kegagalan cinta yang berujung dengan sakit hati. Para “kontestan” saat ini sedang berpikir ke para mantannya. Tapi, berhubung gue belum pernah pacaran, maka gue saat ini sedang mengumpulkan para mantan “hampir-jadi-pacar”. Ahihihihihihihi......
Apakah ada semacam kompetisi, dengan penilaian  terbagus dari readers?? Oh tidaaakk.. sesuai judul yang gue bikin, ini hanya project suka-suka, menyalurkan hobi menulis kami. Yah, sukur-sukur banyak yang suka tulisan kami :)

So, stay tune with us, (especially my blog), every Fridaaaayyy... *pasangpetasan*

Kamis, 09 Februari 2012

Analogi: Kentut = Cinta


Malem semuaaaaaa…. *tebarsenyumanpalingmanis* Menjelang Valentine ginih emang paling asyik ngebahas cinta. Yang pacaran menjadi sangat anarkis pada kaum jomblo sehingga bikin yang jomblo kerap nangis di bawah shower…. *bukan gue!!!*
Well, ‘jemaat’ twitter pasti pernah dengar judul di atas. Adalah akun @Poconggg , seleb twitter, yang pernah bikin heboh dengan analogi yang sebenarnya berjudul: cinta = kentut, kemudian si @Poconggg merangkumnya di buku perdana “Poconggg juga Pocong.” Di salah satu bab, tertulislah ‘puisi’ dodolnya itu:
Cinta itu kaya kentut; Ditahan sakit, dikeluarin malu
Cinta itu kayak kentut; Keluar dengan sendirinya, tak bisa ditahan
Cinta itu kayak kentut; Bisa menyerang siapa aja
Cinta itu kayak kentut; Hanya memberi, tak harap kembali
Cinta itu kayak kentut; Terkadang, kita malu mengakuinya
Cinta itu kayak kentut; Bisa memabukkan sepasang makhluk Tuhan
Cinta itu kayak kentut; Tak tampak wujudnya, tapi jelas adanya
Cinta itu kayak kentut; Tak dapat dilihat, hanya bisa dirasakan
Cinta itu alamiah, berjalan dengan sendirinya. Begitu juga kentut.
Jadi, cinta itu kayak kentut.
Cinta itu C.I.N.T.A. Kentut itu K.E.N.T.U.T.
Jadi, cinta itu kayak kentut.
Cinta tak mengenal umur. Kentut pun tak mengenal umur.
Jadi, cinta itu kayak kentut.
            Ketika pertama kali gue baca, gue ketawa setengah mati. Hanya sekedar ketawa karena lucu, bukan karena benar-benar memahami bahwa cinta itu memang kentut. Dan gue yakin kalian merasakan yang sama.
            Tapi, kemarin, gue baru menyadari bahwa analogi @Poconggg tersebut bukan suatu lelucon, tapi menjadi suatu ironi saat gue mengalami satu kejadian yaitu: MASUK ANGIN.
            Jadi, 2 hari kemarin gue masuk angin dan asli, menderita banget. Biar cepet sembuh, yang harus dilakuin adalah keluarin anginnya alias kentut sesering mungkin. Dan itu susah, cuy! Udah ngasih balsam, udah dikerokin, baru hari ke-3 gue bisa puas ngeluarinnya!
            Entah ada berapa orang dari kalian yang ngerasa, “Essyyy… jorok banget lo!”. Woy, kaga jorok itu. Apalagi kalo lo analogikan dengan cinta, jadinya romantis loh! Berikut penambahan analogi ini dari gue, tapi gue tuker: kentut = cinta.
            Kentut itu cinta; abstrak. Sesuatu yang tidak bisa dilihat, hanya bisa dirasakan.
Kentut itu cinta; bikin ngangenin. Saat lo masuk angin, lo akan sangat kangen untuk kentut. Sama kayak cinta. Saat lo jauh dari orang yang lo cintai, lo pasti kangen banget.
            Kentut itu cinta; butuh pengorbanan. Saat lo masuk angin, lo akan lakuin segala cara buat ngeluarin ntu angin, dari mulai kerokin badan, minum obat masuk angin, dll. Begitu juga cinta. Saat lo jauh dari orang yang lo cinta, lo akan lakuin segala cara untuk bisa bertemu atau sekedar komunikasi dengan si dia. Misalnya: nabung untuk beli tiket pesawat, atau isi pulsa buanyak, dll.
            Kentut itu cinta; pantang ditahan. Kalo lo ingin kentut, maka kentutlah, jangan ditahan. Karena jika ditahan, bisa-bisa lo kehilangan nyawa. Begitu pula lah cinta. Kalo lo jatuh cinta, maka nyatakanlah pada orang yang lo cinta, jangan ditahan. Karena jika lo memilih menahan perasaan itu, bisa-bisa lo kehilangan dia *curhat*
            Kentut itu cinta; membuat lega. Ketika lo sudah kentut, lo pasti akan merasa lega, lepas dari komen orang yang ngerasain ‘cipratan’ kentut lo, perasaan lega itu tetap ada. Demikian juga cinta. Ketika lo udah nyatain cinta, lo pasti akan merasa lega, lepas dari diterima atau tidaknya cinta lo, tetap lo akan ngerasa lega.
            Kentut itu cinta; sebuah anugerah. Bisa ngeluarin kentut adalah anugerah, pertanda bahwa lo masih diberikan kesehatan oleh Yang Maha Kuasa sementara di luaran sana banyak orang yang sakit. Demikian juga cinta. Bisa merasakan cinta adalah anugerah, pertanda bahwa lo masih punya perasaan sementara di luaran sana banyak orang yang sudah tidak punya perasaan bahkan malah menyakiti orang lain.
            Kentut itu Cinta; harus sering dikeluarkan. Setiap orang harus sering kentut supaya tubuhnya tetap sehat. Begitu juga cinta. Setiap pasangan harus sering menyatakan cinta pada pasangannya masing-masing (apalagi yang sudah nikah), supaya kehidupan percintaannya tetap “sehat”.
            Tuh, ga jorok kan? Ada yang mau mulai mengganti kalimat: Aku mencintaimu, menjadi: Aku mengentutimu?? :D
            Selamat ber(kentut)cinta ria, guys…. :D